FSM (Forum Studi Majapahit) didirikan oleh Ida Rsi Wisesanatha yg waktu walaka bernama Bapak Made Suryawan bersama teman-teman di LSM Parasparos pada tanggal 11 Maret 2003. FSM ini berdiri karena keterpangilan jiwa dan peristiwa yang terjadi dan merupakan komunitas orang-orang yg merasa terpanggil untuk mempelajari sejarah sehingga menyadari fungsi kehidupan ini untuk menjaga nusantara dan ibu pertiwi berdasarkan petunjuk – petunjuk dari leluhur. Selain belajar kami juga ngayah untuk kepentingan bangsa ini seperti bela negara, gema perdamaian, kemanusiaan, dan kelesatarian alam serta budaya nusantara.
VISI
Menjadi tempat pembelajaran sosiospiritual yang progresif & harmonis sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa sehingga berguna bagi kehidupan bersama menuju masyarakat Nusantara yang gemah ripah loh jinawi
MISI
- Menjadi pembelajar sejati dengan kesadaran dan disiplin yang tinggi.
- Menyebarkan spirit dan semangat untuk belajar didalam segala bidang yang diminati.
- Menolong, mencerahkan dan membina mereka yang memerlukan sesuai etika & situasi yang ada.
- Berpartisipasi pada aktivitas yang didesign dengan baik yang berguna bagi publik.
- Menjadi suri tauladan di keluarga, di tempat kerja dan di masyarakat sesuai dengan ajaran-ajaran kemuliaan yang diperoleh.
- Mengumpulkan mereka yg merasa terpanggil ingin belajar mengenai sejarah leluhur dan kenusantaraan kita, untuk menumbuhkan kesadaran menjaga nusantara berdasarkan kebijakan dan petunjuk para leluhur kami.
- Ikut menyumbangkan peran untuk menciptakan nusantara yang lebih bermartabat dan berwibawa dan mampu mensejahterakan anak bangsa. Sekecil apapun peran yg bisa kami lakukan, kami ingin menjadi bagian yg cukup berarti untuk ibu pertiwi dan nusantara ini.
PEDOMAN KEBAJIKAN DASAR
7 TUNTUNAN FSM
- Setia tuhu kepada Tuhan Hyang Maha Agung , Maha Rokhim , Maha Adil, Maha Wasesa, Maha Langgeng .
- Dengan jujur dan suci hati, harus setia menjalankan perundang-undangan Negaranya.
- Turut serta menyingsingkan lengan baju, menegakkan berdirinya Nusa dan bangsanya.
- Menolong kepada siapa saja bila perlu, tanpa mengharapkan sesuatu balasan, melainkan berdasarkan rasa cinta dan kasih.
- Berani hidup berdasarkan kepercayaan atas kekuatan diri sendiri.
- Sikapnya dalam hidup bermasyarakat, kekeluargaan, harus susila beserta halusnya budi pakerti, selalu merupakan penunjuk jalan yang mengandung jasa serta memuaskan.
- Yakin bahwa keadaan dunia itu tiada abadi, melainkan selalu berubah-ubah (Anyakra manggilingan).
SESANTI
Dimana saja, kapan saja dan kepada siapa saja, harus bersinar laksana Surya
ETIKA & DISIPLIN
- Semeton FSM wajib untuk tampil rapi, bersih, estetik serta mengikuti nilai2 etika dan menghormati tradisi2 yg berlaku dimana semeton berada.
- Semeton diharapkan untuk bisa mengikuti semua kegiatan bersama di FSM sebisa-bisanya.
- Melakukan Meditasi dasar minimal sekali sehari, melakukan sembah semesta sesuai aksara taksu masing2). Juga melakukan japa.
- Menjaga disiplin serta budaya organisasi di FSM. Tim Etik akan menegur Semeton yg tidak memberitahukan ketidakhadirannya selama 2 x berturut-turut.
- Semeton FSM yg melanggar etika akan dikenakan sanksi yg diputuskan tim Etik. Bisa diskors, atau yg terberat adl. dikeluarkan dari FSM.
- Penasehat dan Dewan Pakar dibebaskan dari aturan Rumah Tangga ini namun tetap wajib untuk menjadi suri tauladan menjalankan hidup yg beretika.
- Hal – hal lain yg perlu diatur akan ditentukan di kemudian hari.
— — —
Quote of the Day
You will never be happy if you continue to search for what happiness consists of. You will never live if you are looking for the meaning of life.















