• Home
  • Profile FSM
  • Dharma Yatra
  • Pengetahuan & Informasi
  • Adat dan Budaya
  • Social Activities
  • Others
  • Contact
Trending Now
MUNCULNYA FENOMENA BARU TENTANG SOROH DI BALI
“ SATRIO PININGIT ” MENUJU PERADABAN NUSANTARA JAYA
PENAMPAHAN GALUNGAN, GALUNGAN DAN KUNINGAN
Tri Rna
ULASAN MAKNA HARI RAYA GALUNGAN DAN KUNINGAN
FENOMENA KASTA DI BALI
Sad Atatayi
Garuda dan Pancasila
Sad Atatayi
MAJAPAHIT BANGKIT
Forum Studi Majapahit
  • Home
  • Profile FSM
  • Dharma Yatra
  • Pengetahuan & Informasi
  • Adat dan Budaya
  • Social Activities
  • Others
  • Contact
Adat dan Budaya

Ida Rsi Wisesanatha tampil dalam DIALOG BUDAYA NUSANTARA

by Admin FSM August 18, 2019
August 18, 2019
Ida Rsi Wisesanatha tampil dalam DIALOG BUDAYA NUSANTARA

Ada apa dgn bangsa ini ?

Menampilkan tiga tokoh papan atas yg ” didaulat ” oleh Prof. Sumanto Al Qurtuby, pengajar di Universitas Fadh, Arab Saudi. Dalam laman medsosnya Prof. Qurtuby dgn jenaka mengucapkan terima kasih kepada : Ahmad Safii Maarif, Franz Magnis Suseno dan Ida Rsi Wisesanatha yg menyebut ketiga tokoh itu sebagai guru bangsa.

Pada acara dialog kebangsaan hari itu, tampak hadirin yg kebanyakan dari pegiat dan juga tokoh budaya Nusantara sangat anthusias mendengarkan penuturan ketiga tokoh. Belum lagi ditambah dgn kepiawaian Prof. Qurtuby sbg moderator yg tampil sangat humoris, sering membuat hadirin tergelak tertawa di antara keseriusan topik yg dibahas.

Mengawali dialog, Ida Rsi Wisesanatha mengatakan bahwa ada energi buruk dlm berbagai wujudnya berusaha menghambat evolusi perkembangan manusia dgn peradabannya. Seharusnya manusia seiring dgn perjalanan waktu sudah semakin mengenal kasih sbg dasar kesadarannya yg lantas menjadi budi melandasi akal sehingga manusia memiliki akal budi.

Energi buruk ini melawan kehendak alam dan akan berhadapan dgn alam. Manusia-manusia pengemban energi buruk ini akan dgn sendirinya menabrak tembok. Itu adalah jalan yg menyakitkan yg bisa terjadi. Manusia masih berputar-putar suka bermain di kesadaran duniawi, emosi dan rasio saja. Bangga dgn rasio dgn segala macam teorinya. Yg menarik, tanpa sadar juga rasionya digilas dogma scr kejam atas nama agama atau Tuhan.

Manusia masih belum yakin akan Tuhannya. Pula belum begitu paham hakekat dirinya shg mudah dibohongi dan dikibuli atas nama Tuhan dan agama. Bahkan rela membunuh manusia lainnya demi sorga dan demi kenikmatan dirinya atau kelompoknya.

Disampaikan lebih lanjut bahwa revolusi spiritual kolektif akan mampu mengentaskan situasi ini. Ini adl. Maha karya alam. Akan muncul ilmu kepemahaman hidup yg hakiki yg didasari oleh Budi.

Dalam turbulensi masa transisi ini, Pancasila terasa semakin besar perannya. Semakin mendesak dibutuhkan pemimpin2 bangsa yg mampu menjadi tauladan pelaksanaan ideologi Pancasila. Saat ini memang belum banyak yg paham. Jangankan sosok figur utuh bangsa yg disimbolkan dgn burung Garuda, dgn makna philosofis arah tolehan kepala, jumlah bulu, warna burung serta makna Bhinneka Tunggal Ika yg filosofik dan dalam, wong sila2 dari Pancasila sering dilupakan dan kepemahamannyapun baru sebatas hafalan 5 sila saja.

Penampilan kharismatik Ida Rsi Wisesanatha membuat hadirin senyap dan menyimak dalam. Disampaikan lebih lanjut bahwa segala yg terjadi sekarang ini adl semacam vaksin. Kalau kita lengah maka bangsa akan jatuh sakit. Kita harus survive, bahkan bisa tampil lebih kuat untuk bangkit melawan penyakit dan pengkhianat bangsa. Kita harus bersatu. Pancasila harus dikawal lewat sikap kita yg nasionalistik dan berbasiskan akal budi atau budi pekerti yg hakiki dan universal.

Setelah itu, Buya Ahmad Safii Ma’arif, tampil tegas memukau. Tegas menyampaikan NKRI dan Pancasila harga mati. Anak bangsa mesti siuman dari tidur panjangnya. Hati2 jangan main radikal2an. Bangsa ini bisa pecah perang saudara. Budaya toleransi dan saling menghormati harus dibangkitkan lagi. Personil2 Lembaga eksekutif, legislatif serta yudikatif harus berjiwa negarawan bukan lagi kampret atau cebong, ucap beliau jenaka.

“Saya rekomen wakil rakyat di Senayan nanti mengundang kami bertiga sehingga bisa kami ingatkan hal2 mendasar tersebut. Bangsa ini sebenarnya kritis krn yg dirusak adalah hal2 yg fondamental. Demikian juga mental korupsi harus segera dihentikan kalau kita semua mau selamat.

Lain gaya, Romo Franz Magnis tampil sejuk menyampaikan bahwa Indonesia ini sangat kaya dgn corak ragam budayanya. Tak ada duanya di dunia. Kita harus sering menampilkan budaya luhur kita. Lalu dgn kesadaran penuh untuk memelihara serta mengembangkannya. Anak bangsa perlu jeli di dalam mengadopsi budaya luar. Anak bangsa perlu lebih yakin diri bahwa budaya Nusantara sungguhlah luhur….

Selanjutnya acara tanya jawab yg direspon luar biasa oleh hadirin sampai2 terasa kekurangan waktu. Singkat kata, hadirin sangat bersemangat dan sepakat bahwa sikap nasionalisme, cinta bangsa dan bela bangsa sangat urgen untuk ditumbuhkan.
Budaya bangsa perlu dijaga. Seharusnya anak bangsa bangga dgn budaya Nusantara yg luar biasa. Waspada dgn berbagai upaya cuci otak yg diam2 hanya menciptakan pengkhianat bangsa dan membuat tatanan dan budaya bangsa bisa runtuh.

Dialog ditutup dgn meditasi singkat oleh Ida Rsi Wisesanatha. Hadirin hening dan tampak beberapa terisak menangis terinduksi mantram yg dibawakan Ida Rsi. Sebagian lagi terbatuk – batuk mendadak. Akhirnya semua berangkulan terharu dan saling menyalami dan menguatkan….

Jakarta, 17 Juli 2019

0 comment
0
FacebookTwitterPinterestEmail
previous post
Napak Jejak Leluhur Nusantara di Bali dan Jawa untuk Menata Jagat
next post
Ida Rsi Wisesanatha tampil dalam DIALOG BUDAYA NUSANTARA

Artikel Terkait

Ida Rsi Wisesanatha tampil dalam DIALOG BUDAYA NUSANTARA

August 18, 2019

Napak Jejak Leluhur Nusantara di Bali dan Jawa...

May 22, 2019

Rentetan Hari Raya Galungan

September 17, 2015

ULASAN MAKNA HARI RAYA GALUNGAN DAN KUNINGAN

September 7, 2015

PENAMPAHAN GALUNGAN, GALUNGAN DAN KUNINGAN

September 7, 2015

Leave a Comment Cancel Reply

Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment.

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.


Artikel Terpopuler

  • 1

    MUNCULNYA FENOMENA BARU TENTANG SOROH DI BALI

    April 17, 2017
  • 2

    “ SATRIO PININGIT ” MENUJU PERADABAN NUSANTARA JAYA

    April 21, 2016
  • 3

    PENAMPAHAN GALUNGAN, GALUNGAN DAN KUNINGAN

    September 7, 2015
  • 4

    Tri Rna

    April 30, 2019
  • 5

    ULASAN MAKNA HARI RAYA GALUNGAN DAN KUNINGAN

    September 7, 2015

Kegiatan Sosial

  • Merawat Keharmonisan ALAM melalui Bedawang Yadram

    February 3, 2020
  • Tingkatkan Kualitas Diri, FSM melaksanakan Spiritual Retreat di Tirta Gangga

    December 16, 2019
  • Penyu Selundupan Dilepaskan dalam Upacara Bedawang Yadram

    December 9, 2019
  • Penyu Selundupan Dilepaskan dalam Upacara Bedawang Yadram

    December 9, 2019
  • Paiketan-UNHI Teken Kerjasama Garap Lomba Arjuna Digital 2019

    March 16, 2019

Komentar Terbaru

  • Gede Suartika on MUNCULNYA FENOMENA BARU TENTANG SOROH DI BALI
  • Made Yudiana on MUNCULNYA FENOMENA BARU TENTANG SOROH DI BALI
  • Agung Ngurah Pradnya on MUNCULNYA FENOMENA BARU TENTANG SOROH DI BALI
  • Roadi on MAJAPAHIT BANGKIT
  • muammarriyadhi on Berkunjung ke Goa Selomangleng Tulungagung

Kategori

  • Adat dan Budaya
  • Dharma Yatra FSM
  • Informasi Lainnya
  • Pengetahuan dan Informasi
  • Profile FSM
  • Social Activities

@2026 - All Right Reserved. Forum Studi Majapahit.