PURA Kancing Gumi sejatinya menjadi salah satu pura yang memegang arti penting dalam bentang kosmologi-spiritual Bali. Seperti namanya, kata Jro Mangku Cinta, pura ini merupakan kunci yang menentukan kestabilan Pulau Bali. Karenanya, di kalangan warga Desa Adat Batu Lantang, pura ini diyakini sebagai penekek jagat (penguat atau penjaga stabilitas dunia).
Pura ini terletak di Banjar Batu Lantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Badung
Menurut Jro Mangku Cinta, piodalan pura ini jatuh pada hari Buda Manis Wuku Perangbakat. Ngenteg Linggih di pura ini telah dilaksanakan pada tahun 2004 silam, dimana batu ini mengeluarkan sinar tegak lurus menuju angkasa yang dapat dilihat dari beberapa desa sekitarnya. Tepat pukul 00:00 tepat hari Kajeng Kliwon. Saat setelah mengeluarkan sinar batu dipeluk oleh Jro Mangku Cinta untuk mengekpresikan kekagumannya. Saat itu tangan Jro Mangku terasa lemas tak berfungsi menandakan betapa besar energi yang dikeluarkan batu tersebut.
Seperti biasa, team Forum Studi Majapahit (FSM) melakukan ritual pewadahan Tuhan atau Sesuhunan yang berstana di pura ini. Kali ini yang mendapat tugas adalah Guru Darmika. Dalam pewadahan disampaikan; jangankan minta satu dua pun akan dikasi asalkan tetap tekun melakukan pengayahan. Para Jro Mangku diharapkan terus menyebarkan kepada yang baru datang sehingga semua mengerti dan paham keberadaan Beliau di pura ini. Ada 13 lingga di pura ini yang memiliki fungsi berbeda. Ada hubungannya pula dengan beberapa tempat di 11 negara di dunia.
Disinggung juga, Bali saat ini diambang bencana yang amat besar. Bahkan sudah dikeliligi oleh bencana alam seperti gempa yang terjadi di Lombok, Palu dan daerah lainnya di Nusantara. Bali harus berbenah terutama secara spirit agar terhindar dari bencana alam.
Selang beberapa menit disaat kami membicarakan gempa langsung terjadi gempa sungguhan. Kejadian tersebut membuat kami terperangah terheran-heran. Gempa disaat kami berada di pusat keseimbangan bumi (kancing gumi) dan sedang membahas bencana alam akhir-akhir ini.
Kami lalu berdoa, semoga jagat Bali dan Nusantara ini tetap aman dan rahayu.(adn)


























