• Home
  • Profile FSM
  • Dharma Yatra
  • Pengetahuan & Informasi
  • Adat dan Budaya
  • Social Activities
  • Others
  • Contact
Trending Now
MUNCULNYA FENOMENA BARU TENTANG SOROH DI BALI
“ SATRIO PININGIT ” MENUJU PERADABAN NUSANTARA JAYA
PENAMPAHAN GALUNGAN, GALUNGAN DAN KUNINGAN
Tri Rna
ULASAN MAKNA HARI RAYA GALUNGAN DAN KUNINGAN
FENOMENA KASTA DI BALI
Sad Atatayi
Garuda dan Pancasila
Sad Atatayi
MAJAPAHIT BANGKIT
Forum Studi Majapahit
  • Home
  • Profile FSM
  • Dharma Yatra
  • Pengetahuan & Informasi
  • Adat dan Budaya
  • Social Activities
  • Others
  • Contact
Dharma Yatra FSM

Penurunan Aksara Suci di Pura Luhur Bukit Rangda

by Admin FSM September 7, 2015
September 7, 2015

Setiap org memiliki tugas dan fungsi nya masing2 dalam kehidupan ini. Bagaimana kita mengenali dan memahami tugas kita dg kesadaran utk berupaya menjalankan sesuai dg tujuan. Mengumpulkan bahan observasi dr sastra yg ada terasa blm cukup karena referensi membuat kita bingung dan terkadang justru menyesatkan jika keliru memahami. Mencoba menggali melalui paranormal jg blm tentu benar… Akhirnya mencari sendiri di alam solusinya. Klu di analogikan seperti rasa garam tak akan tahu apabila kita tidak mencobanya sendiri…

Untuk melengkapi keingintahuan kita mari kita baca sejarah pura sbb:

Sejarah Pura Luhur Pucak Bukit Rangda

Dalam Lontar Purana Jagat Bangsul disebutkan nama-nama gunung yang ada di pulau Bali. Diantara gunung-gunung tersebut ada disebutkan nama Bukit Rangda. Setelah itu juga disebutkan Sang Hyang Pasupati yang bersabda, bahwa keberadaan pucak Bukit Rangda diberkati semoga menjadi Kahyangannya Hyang Ludra yang disembah atau disungsung oleh seluruh keturunan orang Bali sampai kelak kemudian hari.

Pura luhur pucak bukit rangda terletak di puncak bukit rangda, kata rangda dalam hal ini berarti hutan rangdu atau kepuh. Pura ini berada di perbatasan Desa Lalanglinggah bagian utara, dengan batas selatan Desa Mundeh, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan. Di pura ini terdapat pohon kepuh yang besar, dan dikeramatkan oleh masyarakat karena diyakini memiliki kekuatan gaib yang melindungi masyarakat dari hal negatif yang bersifat niskala.

Pura ini di sungsung dan di empon oleh 3 ( tiga ) Desa Dinas yaitu : Mundeh Kauh, Lalang Linggah dan Selabih atau oleh 9 ( Sembilan Desa Pakraman ) yaitu Desa Pakraman Sura Berata, Yeh Bakung, Beja, Bangkiang Jaran, Bukit Tumpeng, Selabih, Penataran, Yeh Sibuh dan Desa Pakraman Antap Gawang.

Nama Bukit Rangda diambil dari kata buket dan rangdu. Buket bermakna tenget atau angker atau sakti tanpa tanding, rangdu sama dengan kepuh. Dinamai Bukit Rangda karena disana dulu ada pohon rangdu atau kepuh yang sangat angker atau tenget. Tentang mulainya dinamai Bukit rangda yaitu pada tahun saka 111 atau tahun 189 masehi.

Setelah tahun berganti tahun, kemudian pada tahun saka 1315 atau 1393 masehi disebutkan Dukuh Mayaspuri yg bertempat tinggal di gedong purwa. Beliau mempunyai putra-putri yg bernama I Mucaling, Ratu Ngurah Tangkeb Langit, I Ratu Wayan Teba, I Made Jelawung, I Nyoman Pengadangan, I Ketut Petung dan Ni Luh Rai Darani.

Kemudian suatu hari I Mucaling ketentraman penduduk desa Lalanglinggah dengan melakukan penestian dan peneluhan atau pengeliakan untuk menghancurkan kawasan tersebut. Namun perbuatannya tersebut diketahui oleh Rsi Markandya, kemudian beliau melakukan pemujaan untuk menciptakan air tirta mukjizat yg sangat ampuh. Kemudian percikan air tirta itu menyebabkan I Mucaling Kepanasan dan kebingungan kumudian tidak tahan tinggal di Bukit Rangda. Hal tersebut menyebabkan I Mucaling mengungsi ke Jungut Batu dan kemudian menetap di Dalem Peed Nusa Penida. Tetapi saudara-saudaranya masih berada disana, kemudian mereka memeluk kaki Sang Rsi dan memohon perlindungan dari beliau. Kemudian Rsi Markandya memberiakan titah agar mereka mengantikannya untuk mendirikan Kahyangan Bhatara, sebagai tempat bersthananya Bhatara Hyang Ludra. Kemudian dibangunlah Kahyangan atau pura disana, lalu diupacarai atau diplaspas. Selain itu juga diselenggarakan upacara Pratistha Lingga di Kahyangan tersebut pada tahun saka 1340 atau 1418 masehi dan pura itu dimanai Kahyangan Penataran Pucak Bukit Rangda atau Pura Luhur Pucak Bukit Rangda.

Sumber:
Buku PURA LUHUR PUCAK BUKIT RANGDA, oleh: Bala Criya PURA LUHUR PUCAK BUKIT RANGDA 30 MARET 2002

Facebook: https://www.facebook.com

[blockquote align=”none” author=”Albert Camus”]You will never be happy if you continue to search for what happiness consists of. You will never live if you are looking for the meaning of life.[/blockquote]

Penurunan Aksara Suci di Pura Luhur Bukit RangdaPenurunan Aksara Suci di Pura Luhur Bukit RangdaPenurunan Aksara Suci di Pura Luhur Bukit RangdaPenurunan Aksara Suci di Pura Luhur Bukit RangdaPenurunan Aksara Suci di Pura Luhur Bukit RangdaPenurunan Aksara Suci di Pura Luhur Bukit RangdaPenurunan Aksara Suci di Pura Luhur Bukit RangdaPenurunan Aksara Suci di Pura Luhur Bukit RangdaPenurunan Aksara Suci di Pura Luhur Bukit RangdaPenurunan Aksara Suci di Pura Luhur Bukit Rangda
bukit rangdapenurunan aksara sucipura di tabananpura luhur bukit rangda
0 comment
17
FacebookTwitterPinterestEmail
previous post
ULASAN MAKNA HARI RAYA GALUNGAN DAN KUNINGAN
next post
Rentetan Hari Raya Galungan

Artikel Terkait

Ritual Panekek Bali Dwipa di Lombok

July 31, 2020

Ritual Panekek Bali Dwipa dan Penegteg Jagat

July 19, 2020

Merawat Keharmonisan ALAM melalui Bedawang Yadram

February 3, 2020

Gempa Disaat Dharmayatra di Pura Kancing Gumi

December 22, 2018

Pemasopatian Benda Suci Menyongsong Peradaban Baru

December 11, 2018

Team FSM Mekemit di Pura Batu Kursi

December 6, 2018

Tangkil ke Pura Pancering Jagat Bali ring Trunyan

April 9, 2017

Penurunan Aksara Suci di Pura Klenting Sari Menjangan

April 9, 2017

Berkunjung ke Goa Selomangleng Tulungagung

April 9, 2017

Leave a Comment Cancel Reply

Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment.

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.


Artikel Terpopuler

  • 1

    MUNCULNYA FENOMENA BARU TENTANG SOROH DI BALI

    April 17, 2017
  • 2

    “ SATRIO PININGIT ” MENUJU PERADABAN NUSANTARA JAYA

    April 21, 2016
  • 3

    PENAMPAHAN GALUNGAN, GALUNGAN DAN KUNINGAN

    September 7, 2015
  • 4

    Tri Rna

    April 30, 2019
  • 5

    ULASAN MAKNA HARI RAYA GALUNGAN DAN KUNINGAN

    September 7, 2015

Kegiatan Sosial

  • Merawat Keharmonisan ALAM melalui Bedawang Yadram

    February 3, 2020
  • Tingkatkan Kualitas Diri, FSM melaksanakan Spiritual Retreat di Tirta Gangga

    December 16, 2019
  • Penyu Selundupan Dilepaskan dalam Upacara Bedawang Yadram

    December 9, 2019
  • Penyu Selundupan Dilepaskan dalam Upacara Bedawang Yadram

    December 9, 2019
  • Paiketan-UNHI Teken Kerjasama Garap Lomba Arjuna Digital 2019

    March 16, 2019

Komentar Terbaru

  • Gede Suartika on MUNCULNYA FENOMENA BARU TENTANG SOROH DI BALI
  • Made Yudiana on MUNCULNYA FENOMENA BARU TENTANG SOROH DI BALI
  • Agung Ngurah Pradnya on MUNCULNYA FENOMENA BARU TENTANG SOROH DI BALI
  • Roadi on MAJAPAHIT BANGKIT
  • muammarriyadhi on Berkunjung ke Goa Selomangleng Tulungagung

Kategori

  • Adat dan Budaya
  • Dharma Yatra FSM
  • Informasi Lainnya
  • Pengetahuan dan Informasi
  • Profile FSM
  • Social Activities

@2026 - All Right Reserved. Forum Studi Majapahit.