• Home
  • Profile FSM
  • Dharma Yatra
  • Pengetahuan & Informasi
  • Adat dan Budaya
  • Social Activities
  • Others
  • Contact
Trending Now
MUNCULNYA FENOMENA BARU TENTANG SOROH DI BALI
“ SATRIO PININGIT ” MENUJU PERADABAN NUSANTARA JAYA
PENAMPAHAN GALUNGAN, GALUNGAN DAN KUNINGAN
Tri Rna
ULASAN MAKNA HARI RAYA GALUNGAN DAN KUNINGAN
FENOMENA KASTA DI BALI
Sad Atatayi
Garuda dan Pancasila
Sad Atatayi
MAJAPAHIT BANGKIT
Forum Studi Majapahit
  • Home
  • Profile FSM
  • Dharma Yatra
  • Pengetahuan & Informasi
  • Adat dan Budaya
  • Social Activities
  • Others
  • Contact
Pengetahuan dan Informasi

Tri Rna

by Admin FSM April 30, 2019
April 30, 2019
Tri Rna

Dalam ajaran Agama Hindu ada konsep atau filosofi yang disebut Tri Rna. “Tri” artinya tiga dan “Rna” artinya hutang. Tri Rna merupakan tiga hutang yang harus dibayar oleh manusia Hindu. Tri Rna juga sebagai tiga wujud ketergantungan dalam hidup manusia yang membawa hutang (rna).

Dalam ajaran Agama Hindu ada konsep atau filosofi yang disebut Tri Rna. “Tri” artinya tiga dan “Rna” artinya hutang. Tri Rna merupakan tiga hutang yang harus dibayar oleh manusia Hindu. Tri Rna juga sebagai tiga wujud ketergantungan dalam hidup manusia yang membawa hutang (rna).

Mengapa manusia Hindu berhutang dan kepada siapa berhutang?

Kelahiran sebagai manusia bukan tanpa sebab namun ada penyebab dan yang mengadakan. Berkat kebaikan Para Dewata, Pitra dan Rsi maka manusia dapat terlahir, menjalani kehidupan dengan berbagai tuntunan dharma dan mencapai tujuan hidupnya. Sebagai hukum alam – sebab akibat maka sudah seharusnya manusia membayar hutangnya (Rna) sehingga tercipta keseimbangan untuk menuju kebahagiaan dan kedamaian abadi.

Ryan Design Compression Men Tee Shirt Gym Fitness Bodybuilding Workout Black Tops proviron dosage jefit pro iphone | jefit – best android and iphone workout, fitness, exercise and bodybuilding app | best workout tracking software

Rna atau hutang manusia tersebut adalah:

  1. Dewa Rna
    Dewa Rna adalah hutang kepada Sang Maha Pencipta ( Ida Sang Hyang Widi Waça). Hutang ini terjadi karena manusia telah diberikan percikan Atman oleh Sang Pencipta. Selain itu, Sang Pencipta juga telah menciptakan alam semesta sebagai wadah manusia untuk melangsungkan kehidupan dalam upaya menemukan kebahagiaan dan kedamaian.
  2. Pitra Rna
    Pitra Rna adalah hutang yang dimiliki manusia kepada Pitr yang berarti Ayah dan ibu atau bentuk jamaknya Pitara yang berarti nenek moyang atau leluhur. Hutang ini terjadi karena manusia dimulai dari janin yang dikandung ibu, selanjutnya dipelihara sebagai suputra, yang telah memberikan kasih sayangnya dalam setiap denyut kehidupan.
  3. Rsi Rna
    Rsi Rna adalah hutang yang dimiliki manusia kepada seseorang yang telah memberikan ilmu pengetahuan dan bimbingan dalam hidupnya, seperti Para Guru, Rsi, Pendeta, Sulinggih, Pemangku. Akibat pengetahuan tersebut manusia bisa memperoleh tuntunan jalan dharma menuju pintu kebahagian.

Bagaimana cara membayar hutang (rna) tersebut?
Dalam ajaran Agama Hindu disebutkan bahwa hutang-hutang tersebut dapat dibayar melalui yadnya, yaitu:

  1. Dewa Rna dibayar dengan Dewa Yadnya dan Bhuta Yadnya
  2. Pitra Rna dibayar dengan Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya
  3. Rsi Rna dibayar dengan Rsi Yadnya

Lima (5) jenis yadnya tersebutlah yang diamalkan dalam tatanan kehidupan umat Hindu yang disebut dengan Panca Yadnya, yaitu terdiri dari : Dewa Yadnya, Bhuta Yadnya, Rsi Yadnya, Pitra Yadnya, dan Manusa Yadnya.

Tri Rna sebagai landasan (Sebab) munculnya Panca Yadnya (Akibat). Hutang dalam Tri Rna yang harus dibayar, dalam hal ini bukan pengertian hutang-piutang pada umumnya dalam istilah perekonomian, namun sebagai bentuk kewajiban (Yadnya-Panca Yadnya) yang harus diamalkan oleh setiap umat Hindu.

Oleh Prof. Dr. Ir. I Ketut Satriawan, M.T.,

0 comment
0
FacebookTwitterPinterestEmail
previous post
Garuda dan Pancasila
next post
Panca Srada

Artikel Terkait

Merah Putih Bukan Sekedar Berani dan Suci

November 16, 2020

SAD KERTI

May 1, 2019

Sad Atatayi

May 1, 2019

Sad Atatayi

May 1, 2019

Panca Maya Kosa

May 1, 2019

Kelahiran Yesus

May 1, 2019

Tri Hita Karana

May 1, 2019

Tri Hita Karana

May 1, 2019

Panca Srada

May 1, 2019

Leave a Comment Cancel Reply

Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment.

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.


Artikel Terpopuler

  • 1

    MUNCULNYA FENOMENA BARU TENTANG SOROH DI BALI

    April 17, 2017
  • 2

    “ SATRIO PININGIT ” MENUJU PERADABAN NUSANTARA JAYA

    April 21, 2016
  • 3

    PENAMPAHAN GALUNGAN, GALUNGAN DAN KUNINGAN

    September 7, 2015
  • 4

    Tri Rna

    April 30, 2019
  • 5

    ULASAN MAKNA HARI RAYA GALUNGAN DAN KUNINGAN

    September 7, 2015

Kegiatan Sosial

  • Merawat Keharmonisan ALAM melalui Bedawang Yadram

    February 3, 2020
  • Tingkatkan Kualitas Diri, FSM melaksanakan Spiritual Retreat di Tirta Gangga

    December 16, 2019
  • Penyu Selundupan Dilepaskan dalam Upacara Bedawang Yadram

    December 9, 2019
  • Penyu Selundupan Dilepaskan dalam Upacara Bedawang Yadram

    December 9, 2019
  • Paiketan-UNHI Teken Kerjasama Garap Lomba Arjuna Digital 2019

    March 16, 2019

Komentar Terbaru

  • Gede Suartika on MUNCULNYA FENOMENA BARU TENTANG SOROH DI BALI
  • Made Yudiana on MUNCULNYA FENOMENA BARU TENTANG SOROH DI BALI
  • Agung Ngurah Pradnya on MUNCULNYA FENOMENA BARU TENTANG SOROH DI BALI
  • Roadi on MAJAPAHIT BANGKIT
  • muammarriyadhi on Berkunjung ke Goa Selomangleng Tulungagung

Kategori

  • Adat dan Budaya
  • Dharma Yatra FSM
  • Informasi Lainnya
  • Pengetahuan dan Informasi
  • Profile FSM
  • Social Activities

@2026 - All Right Reserved. Forum Studi Majapahit.