• Home
  • Profile FSM
  • Dharma Yatra
  • Pengetahuan & Informasi
  • Adat dan Budaya
  • Social Activities
  • Others
  • Contact
Trending Now
MUNCULNYA FENOMENA BARU TENTANG SOROH DI BALI
“ SATRIO PININGIT ” MENUJU PERADABAN NUSANTARA JAYA
PENAMPAHAN GALUNGAN, GALUNGAN DAN KUNINGAN
Tri Rna
ULASAN MAKNA HARI RAYA GALUNGAN DAN KUNINGAN
FENOMENA KASTA DI BALI
Sad Atatayi
Garuda dan Pancasila
Sad Atatayi
MAJAPAHIT BANGKIT
Forum Studi Majapahit
  • Home
  • Profile FSM
  • Dharma Yatra
  • Pengetahuan & Informasi
  • Adat dan Budaya
  • Social Activities
  • Others
  • Contact
Pengetahuan dan Informasi

Arti dan Makna Pejati

by Admin FSM April 27, 2019
April 27, 2019
Arti dan Makna Pejati

Bali yang mayoritas warganya adalah umat Hindu yang mana Adat, Budaya, dan Ajaran Agama yang sangat erat, saling berkaitan dan melengkapi sehingga bisa di katakan Adat, Budaya dan Ajaran Agama yang menjadi satu kesatuan

Khususnya di Bali yang sangat kental dengan sesajen, atau banten salah satunya adalah banten pejati, pejati yg berasal dari kata “jati” yang artinya kesungguhan kita mengahturkan sesajen atau banten, apalagi di pertegad dengan awalan “pa” yang bisa di artikan lebih bersungguh-bersangguh menjalan upakara.

Dalam banten pejati ada 4 unsur yang paling utama, yang biasa di katakan Catur Loka Phala. Yang terdiri dari:

  1. Daksina yang di sebut juga dengan Yadya Patni yang artinya Istri/Sakti daripada Yadya
  2. Penyeneng banten yang jejaitan yang beruang 3 ada yang berisi beras, benang, dan nasi aon (nasi yang di campur abu dapur)
  3. Tipat kelan adalah lambang dari Sad Ripu,
  4. Sodan di gunakan untuk melengkapi daksina
  5. Pesucian secara umum bIsa dI katakan pesucian untuk mesuci suci
  6. Segehan

Segeh yang sama arti yang dengan sugehan atau menyuguhkan untuk Sang Buta Kala, segehan adalah lambang keharmonisan manusia dan Buta Kala

Banten Pejati biasa yang di haturkan pada:

  1. Peras = di persembahkan pada Sang Hyang Iswara
  2. Daksina =  di persembahkan kepda Sang Hyang Brahma
  3. Tipat Kelan = di haturkan pada Sang Hyang Wisnu
  4. Sodan/Ajuman = di haturkan pada Sang Hyang Mahadewa

Oleh Wiwik Suryani

0 comment
0
FacebookTwitterPinterestEmail
previous post
Sad Ripu
next post
Panca Sradha

Artikel Terkait

Merah Putih Bukan Sekedar Berani dan Suci

November 16, 2020

SAD KERTI

May 1, 2019

Sad Atatayi

May 1, 2019

Sad Atatayi

May 1, 2019

Panca Maya Kosa

May 1, 2019

Kelahiran Yesus

May 1, 2019

Tri Hita Karana

May 1, 2019

Tri Hita Karana

May 1, 2019

Panca Srada

May 1, 2019

Leave a Comment Cancel Reply

Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment.

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.


Artikel Terpopuler

  • 1

    MUNCULNYA FENOMENA BARU TENTANG SOROH DI BALI

    April 17, 2017
  • 2

    “ SATRIO PININGIT ” MENUJU PERADABAN NUSANTARA JAYA

    April 21, 2016
  • 3

    PENAMPAHAN GALUNGAN, GALUNGAN DAN KUNINGAN

    September 7, 2015
  • 4

    Tri Rna

    April 30, 2019
  • 5

    ULASAN MAKNA HARI RAYA GALUNGAN DAN KUNINGAN

    September 7, 2015

Kegiatan Sosial

  • Merawat Keharmonisan ALAM melalui Bedawang Yadram

    February 3, 2020
  • Tingkatkan Kualitas Diri, FSM melaksanakan Spiritual Retreat di Tirta Gangga

    December 16, 2019
  • Penyu Selundupan Dilepaskan dalam Upacara Bedawang Yadram

    December 9, 2019
  • Penyu Selundupan Dilepaskan dalam Upacara Bedawang Yadram

    December 9, 2019
  • Paiketan-UNHI Teken Kerjasama Garap Lomba Arjuna Digital 2019

    March 16, 2019

Komentar Terbaru

  • Gede Suartika on MUNCULNYA FENOMENA BARU TENTANG SOROH DI BALI
  • Made Yudiana on MUNCULNYA FENOMENA BARU TENTANG SOROH DI BALI
  • Agung Ngurah Pradnya on MUNCULNYA FENOMENA BARU TENTANG SOROH DI BALI
  • Roadi on MAJAPAHIT BANGKIT
  • muammarriyadhi on Berkunjung ke Goa Selomangleng Tulungagung

Kategori

  • Adat dan Budaya
  • Dharma Yatra FSM
  • Informasi Lainnya
  • Pengetahuan dan Informasi
  • Profile FSM
  • Social Activities

@2026 - All Right Reserved. Forum Studi Majapahit.