Canang Sari merupakan upakara (perlengkapn) Agama Hindu du Bali untuk persembahan tiap harinya
Canang Sari terdiri dari: 2 suku kata (Bahasa Kawi) “Ca & Nang”
“Ca” yang artinya indah, “Nang” yang artinya tujuan
Jadi Canang sari adalah sebuah sarana yang bertujuan untuk memohon keindahan menghadap Ida Hyang Widhi Wasa. Adapun macam-macam Canang: Canang Gente, Canang Burat Wangi Lengewangi, Canang Sari, Canang Meraka
Canang Sari memiliki 2 arti kata yaitu “canang = wadah” (anyaman dr kelapa), “sari = inti”
Bentuk dan Simbul Canang Sari:
- Ceper merupakan alas dari canang yang memiliki bentuk segi 4, lambang anggasarira (badan), ke 4 sisi ceper lambang pembentuk angga sarira yaitu: Pancamahabutha, Pancatanmatra, Panca Indria, Pancakarmendriya.
- Beras/Bija merupakan lambang Sang Hyang Atma yang membuat badan menjadi hidup, lambang beni. Diawal kehidupan yang berasal dari Ida Hyang Widhi Wasa dalam wujud Atma.
- Porosan, terbuat dari kapur sirih, gambir, lambang dari Tri Premana: Bayu, Sabda, Idep. Ke 3nya membuat tubuh bernyawa dan dapat beraktifitas. Porosan juga lambang Tri Murti: Brahma, Wisnu, Siwa. (Siwa) kapur, (Wisnu) sirih, (Brahma) gambir. Makna porosan juga setiap umat hendaknya memiliki hati (poros) penuh cinta kasih. Welas asih serta rasa syukur yang mendalam kepada Hyang Widhi Wasa.
- Jajan, tebu, pisang merupakan simbul dari Aksara yang melambangkan: Utpetti , Setiti, Prelina dalam Kehidupan alam semesta.
- Sampian duras = terbuat dari janur yang ditata bundar terdiri dari: 8 ruas/ helai lambang dari roda kehidupan Asta Iswarya atau 8 karakterristik yang menyertai kehidupn umat manusia.
- Bunga = diletakn diatas sampian uras, lambang kedamaian hati. Penyusunan bunga di urut sebagai berikut: bunga warna putih = timur simbul kekuatan Iswara, Bunga warna merah = selatan simbul Brahma, bunga warna kuning = barat simbul Mahadewa, bunga warna biru / hijau di utara simbul wisnu, ditengah tengah kembang rampe simbul Pancadewata juga lambang kebijaksanaan. Macam-macam bunga ada 2: ada yang harum, ada yang tidak berbau itu melambangkan kehidupan manusia tidak selamanya senang susah untuk itulah dalam menata kehidupan manusia hendaknya memiliki kebijaksanaan
Sebuah canang sari di sempurnakan dengan meletakn uang kepeng (logam). Boleh uang kertas untuk sesari dari persembahan supaya apa yang kita kerjakan mesari. Fungsi Canang Sari memiliki peran sangat penting dalam ritwal keagamaan umat Hindu di Bali sehingga disebut juga (kanista) atau inti dari Upakara tersebut. Maka tidak akan menjadi lengkap kalau tidak di isi dengan CANANG SARI
Oleh Ni Nyoman Alit Kasih



