7 DIMENSI
Dalam tataran pengetahuan, ada banyak versi berkenaan dengan topik ini, misalnya versi dari PR. Sarkar-Sri Sri Ananda Murti ( Ananda Marga ), Sri Sri Ravi Sankar (Art of Living), Krishna Dwipayana Viasa ( Brahma Gaudiya Sampradaya ), Shankaracarya, Maha Rsi Kapila, dsb.
7 Dimensi sebagaimana yang disampaikan oleh Ida Rsi Budha Wisesanatha (lapisan fisik, emosi, ego/rasio, welas asih, talenta, soul/jiwa & Divine/Acintya) adalah salah satu bentuk yang bagus dan simple diantara yang ada. Dalam Perspektif saya berkenaan dengan konteks 7 Dimensi ini, berikut adalah hal-hal yang berhubungan dan memiliki keterkaitan yang sangat erat yaitu:
7 Cakra Utama yang ada dalam diri manusia (Muladhara, Svadhistana, Manipura, Anahata, Visuddha, Ajna & Sahasrara).
Proses Tumimbal Lahir – Macam Karma & Bentuk Pokok Karma.
Disamping ada 3 macam Karma yg kita kenal ( Sancita, Prarabdha & Kriyamana ) ada juga bentuk pokok karma yg berpengaruh terhadap perkembangan evolusi ( dalam segala aspeknya ) dalam kehidupan seorang manusia. Dalam hal ini, terjadi interaksi antara satu bentuk pokok karma yang satu dgn bentuk pokok karma lainnya. Bentuk-bentuk pokok Karma tersebut adalah: Nama Karma, Gotra Karma, Vedaniya Karma, Mohaniya Karma, Jnanavaraniya Karma, Antaraya Karma, Darsana varaniya Karma & Ayusya Karma.
7 Lapisan Alam Semesta ke atas & 7 Lapisan Alam Semesta ke bawah. (Hubungan Makro Kosmos dgn Mikro Kosmos – Bhuwana Agung dgn Bhuwana Alit).
7 Lapisan Alam Semesta ke atas: Bhur Lokha, Bhuvah, Svah, Tapa, Jana, Maha, Satya Lokha.
7 Lapisan Alam Semesta ke bawah: Athala, Vithala, Suthala, Mahathala, Rasathala, Talatala, Pathala.
- Kebutuhan Dasar Manusia. (Menurut Abraham Mashlow, berbagai macam kebutuhan manusia yakni: kebutuhan Fisiologis-faal tubuh, kebutuhan akan rasa aman, rasa kepemilikan, rasa dihargai dan dihormati, aktualisasi diri, rasa akan Ke-ilahian/ Ketuhanan)
- Kesehatan Fisik & Jiwa – Sehat Lahir Bathin – Jasmani Rohani.
- Kesehatan fisik ( menyangkut pola makan, pola tidur/istirahat, olah raga, lingkungan, medis & perilaku hidup sehat ).
- Kesehatan jiwa( Berkenaan dgn pengelolaan pikiran, emosi, perasaan, mental ). Proses Membangun Pura di Dalam Diri – Proses Pencerahan. ( Buddha Sakyamuni memberikan ajaran dalam kaitannya dgn hal ini, yaitu yg meliputi berbagai proses, antara lain : proses penyadaran, observasi, rasa semangat, rasa kegairahan, rasa keteguhan, pengendalian diri & keseimbangan ).
- Berbagai macam bentuk Kecerdasan yg ada di dalam diri: Phisikal, Emosional, Intelektual, Spiritual & Kemampuan Pemecahan Masalah.
- System Syaraf dominan yg mempengaruhi beserta dgn berbagai macam gangguan, keluhan, penyakit yang terjadi & cara penanganannya.
- Keberadaan Warna Pokok dgn maknanya serta para Dewa Penguasanya serta konsep Dewata Nawa Sanga dalam pengembangan lebih lanjut.
- Aktivasi Aksara & Swastika Suci yang ada di Dalam Diri.
- Musuh2, Teman, Guna, Shakti/ Siddhi yg ada di Dalam Diri.
- Musuh-musuh: Sad Ripu, Sapta Timira, Sad Atatayi.
- Teman-teman: Semeton Patpat 5 Pancer.
- Guna: Sad Guna.
- Shakti/ Siddhi: Asta Siddhi.
TRI MURTI
Secara umum sebagaimana yg kita kenal dan yang diajarkan di Sekolah, Tri Murti adalah Personalitas dari manifestasi Tuhan yg berkenaan dgn fungsiNya dengan Wujud dan Nama Brahma, Wisnu dan Siwa/Iswara.
Brahma dalam manifestasiNya sebagai Pencipta, Wisnu sebagai Pemelihara dan Shiwa sebagai Pelebur/Pralina.
Berkaitan dengan konteks ini dalam perspektif dan pendapat saya bahwa beberapa hal-hal mendasar yang dapat dikemukakan yang saya rasa berhubungan dan memiliki keterkaitan yang erat adalah sebagai berikut:
- Dalam konteks Makro Kosmos.
Memiliki hubungan dengan:
•Konsep Kayangan Tiga yg ada di Desa Pekraman ( Pura Desa, Puseh, Dalem ).
•Konsep Tri Hita Karana ( Palemahan, Pawongan, Parahyangan ).
•Tiga Sifat Alam ( Satwam, Rajas, Tamas ).
•Konsep Tri Sadhaka ( Dalam Pelaksanaan Upacara : Pendeta Shiwa, Budha, Bhujangga Sakti ). - Dalam konteks Mikro Kosmos.
Sangat erat kaitannya dengan hal-hal berikut :
• Konsep Narayana ( Shiwa-Budha-Waisnawa yg sudah ngewindu, yg sudah nemu gelang di dalam diri ).
• Konsep Penyatuan antara Bayu, Sabdha & Idep di dalam diri ketika Meditasi dan atau Samadhi.
• Keberadaan dari Gayatri Mantram & Japa
Berkenaan dgn satu kesatuan Sang Diri:
o Dalam konteks badan : bahwa dia adalah Hamba Tuhan.
o Dalam konteks Roh : bahwa dia adalah bagian dari Tuhan yg berfungsi & memiliki tanggung jawab sebagai Utusan Tuhan / Nabi.
o Dalam konteks Spirit dan Energi : bahwa dia adalah sama dengan Tuhan. ( Istilah Balinya: sampun Meraga Shiwa ). - Dalam konteks Keberadaan Sang Tiga Diri:
• Sang Diri dalam Wujud Fisik.
• Sang Diri Maya/Siluman.
• Sang Diri Sejati. - Berhubungan dengan Konsep Ajaran Leluhur.
• Pekerti yang berarti berbudi luhur.
• Pakerti yang berarti kecerdasan, intelektualitas & wawasan yg terbangun.
• Pakarti adalah upaya dan usaha dengan kerja keras yang penuh dengan kedisiplinan. - Dalam konteks Diri berperilaku mulia
( Tri Kaya Parisudha ). - Dalam konteks Diri untuk pencapaian kemajuan
( Jujur, Berani, Disiplin ) - Dalam konteks Diri meng-implementasikan ajaran
( Sujati, Berserah Diri, Jegjeg Ngaba Raga ).
•Sat Cit Ananda adalah sifat dasar dan alamiah dari Sang Roh itu sendiri yang berarti kekal, penuh pengetahuan & penuh kebahagiaan.
Oleh Guru Prabu Ram

